Pages

Thursday, 17 June 2010

Di Balik Pikiran Seekor Anjing



  • Judul Buku: What the Dog Saw dan Petualangan-Petualangan Lainnya
  • Pengarang: Malcolm Gladwell
  • Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, Januari 2010
  • Jumlah halaman: 480
Apa yang dilihat oleh seekor anjing? Anda tidak akan benar-benar mengetahuinya kecuali jika Anda berada tepat di posisinya.

Menyongsong kesuksesan karya best seller terdahulu yakni Blink, Tipping Point dan Outliers, Malcolm Gladwell kali ini mengumpulkan beberapa tulisan terbaiknya  di The New Yorker yang dipilih oleh para pembaca setianya. Dengan gaya bertutur narasi mendetail khas Gladwell, buku What The Dog Saw membawa kita untuk berpikir dan menyelami berbagai kejadian penting dunia dari beragam sudut pandang, seolah-olah kita benar-benar terlibat di dalamnya.

Gladwell mengambil sudut pandang bukan orang terkenal melainkan mereka yang ‘di tengah-tengah’, orang yang benar-benar berjuang agar produk barang/jasa yang dipegang dapat sukses dan naik ke permukaan. Dalam buku ini, kita dapat melihat beragam kesuksesan serta manis-pahitnya perjuangan seorang tukang jual kecap (salesman) produk Oven Rotisserie, kesalahan penemu pertama Pil KB, kisah di balik dapur kreatif produk pewarna rambut terkemuka, gelandangan yang disayang banyak orang, sampai hal yang tidak kita ketahui mengenai Nassim Talleb si pengarang buku Black Swan.

Berawal dari perkataannya bahwa ‘semua orang punya cerita’, Galdwell dengan piawai membuka kembali kisah-kisah final yang kemudian ia bongkar satu per satu. Tiap cerita dalam buku ini menyiratkan bahwa selalu ada orang yang piawai di bidangnya - dimana semua orang meragukannya.

Seperti pada salah satu cerita yang mengisahkan tentang Cesar Millan, seorang pawang anjing yang bekerja di Dog Psychology Center, pusat penanganan anjing-anjing bermasalah. Galdwell pintar menarik dua per tiga cerita mengenai Millan dan si anjing ke arah pandangan seorang ahli antropologi yang meneliti bagaimana seekor anjing memandang manusia --secara implisit mengajak kita untuk mengubah cara kita memahami dunia dan diri kita sendiri.

Seperti apa yang ia sampaikan, “Bagus tidaknya tulisan bukan dinilai dari kemampuannya meyakinkan. Sukses tidaknya dinilai dari kekuatan kemampuannya untuk membuat Anda terlibat, berpikir, memberi kilasan mengenai isi kepala orang lain..” – What The Dog Saw telah berhasil menggandeng kita untuk mencari sisi lain dari sebuah wacana hebat dunia yang pernah ada.

No comments:

Post a Comment

tell me what you think!